Selasa, 24 Desember 2013
Minggu, 01 Desember 2013
Sabtu, 16 November 2013
(Hampir) Putus Asa
Posted by Unknown on 21.34
![]() |
| Sumber Gambar : http://img1.etsystatic.com |
Rintik hujan
mencoba menyapa kamu yang sedang terduduk diam didalam ruanganmu bersama
segelas kopi hangat dan laptop di sudut ruangan yang sedang memutar lagu Sunny
and 75 dari Joe Nichols, sore itu. Gitar yang bersandar pada lenganmu belum
menggemakan suara, karena jemarimu yang lemas merasa malas untuk memetiknya.
Perlahan terdengar celoteh dari dalam dirimu yang berkata “Apa guna ?... tak
peduli sebanyak apapun melodi yang kamu mainkan, apa guna jika selama ini hanya
kamu sendiri yang menjadi penikmatnya?”. Entah darimana suara itu berasal,
namun kamu sempat mendengarnya, membuat dirimu terdiam tanpa sanggup ‘tuk
bersuara. “Goblok!... kamu tahu dengan kedua matamu jika orang – orang disekitarmu
menyibukkan dirinya mengikuti hal ini itu, dan mendapatkan namanya tertera di
dalam sejarah dan kenangan yang takkan hilang dari ingatan mereka, sementara
kamu masih terduduk di tempat yang sama selama berbulan – bulan tanpa berbuat
apa – apa ?”. Kembali suara itu nyeletuk
dari kedalaman dirimu yang paling dalam,
membuat pikiranmu kacau dengan hal – hal yang berlalu lalang. Kamu kehilangan
kendali, seketika kamu lecutkan kelima jarimu kepada senar gitar itu, dan pada
waktu itu pula muncul kilatan cahaya dilangit disertai dengan gemuruh liarnya.
Jumat, 15 November 2013
Senin, 14 Oktober 2013
Senin, 02 September 2013
Ananta dan Dunia Seruling
Posted by Unknown on 14.50
![]() |
| Sumber Gambar : http://www.wallcoo.net |
Masa remaja memang membosankan, itulah pikiran yang terbesit dalam benak Ananta tiap kali ia menjalani harinya. Sudah menjadi kebiasaan, pagi - pagi sekali ia akan mengenakan seragam abu-abu putih kebanggaannya, dan sepulang sekolah, ia akan menghabiskan harinya di dalam rumah. Di sana, Ananta seringkali menghilangkan kebosanannya dengan bermain musik. Untuk tingkatan anak SMA, permainan dan selera musiknya bisa dibilang di atas rata - rata. Ia pandai memainkan berbagai alat musik, mulai dari gitar, piano, hingga biola. Namun, ia lebih memilih seruling sebagai "Senjata pamungkasnya".
Kamis, 29 Agustus 2013
Dia : Sebuah Kenangan Indah
Posted by Unknown on 02.17
![]() |
| Sumber Gambar : http://cdn.dailypainters.com |
Ketika aku berumur sepuluh tahun, ayahku
memberiku sebuah buku. Ia berkata bahwa buku itu adalah milik mendiang ibuku
yang meninggal saat aku berusia lima tahun. Ia juga berkata bahwa buku itu
adalah buku favorit ibuku kala ia masih remaja. Tak peduli seberapa keras aku
mencopba berfikir untuk memahami setiap bait yang tertulis di dalam buku ini,
aku tetap tak bisa memahaminya. Meski aku tahu ayahku memberikan buku ini
kepadaku sebagai obat dari penyakit ‘rindu ibu’ yang bisa membuatku mengigau
semalaman.
Rabu, 21 Agustus 2013
Catatan Seorang Penyendiri
Posted by Unknown on 12.13
![]() |
| Sumber Gambar : http://farm9.staticflickr.com |
Dia ada, namun tak dianggap, dia mempunyai suara, namun diabaikan. Bagi sebagian orang dia hanyalah sebatas peran cameo, yang muncul di dalam kehidupannya sejenak dan kemudian hilang begitu saja. Meski bagi beberapa orang dia mempunyai peran yang sangat penting. Dia adalah sosok yang menjauh dari keramaian, menyusuri jalanan yang ia buat seorang diri. Dalam kesunyian ia menemukan jati diri, bahkan siapa yang tahu bahwa dirinya dan kesunyian itu adalah satu ?.
Jumat, 19 Juli 2013
Suatu Malam di Kota Verbena
Posted by Unknown on 01.08
![]() |
| Sumber Gambar : http://www.stephenwiltshire.co.uk/ |
Verbena, sebuah kota pesisir yang telah dipenuhi sesak oleh gedung - gedung. Tinggi, rendah, baru, maupun bersejarah, semua berjajar rapat memagari jalan raya hingga di sudut kota. Diantara gedung - gedung yang berkilau megah itu terdapat sebuah gedung dengan lampu neon nila bertuliskan "Lumina" di depannya. Bangunan itu adalah sebuah Casino megah yang dijalankan oleh pengusaha sekaligus bos mafia yang konon menguasai separuh kota. Nama aslinya tidak banyak yang tahu, namun orang-orang umum memanggilnya "Si Naga Langit". Yah, mungkin telah menjadi rahasia umum bahwa pekerjaan mafia sering dikaitkan dengan perjudian, narkoba, minuman keras, korupsi, dan lain sebagainya. Naga Langit menjalankan sebuah tempat penjagalan hewan sebagai kedok dari usaha gelapnya, meski kerap kali ia juga menjagal para "Korbannya" di tempat tersebut.
Jumat, 14 Juni 2013
Jiwa yang Terperangkap
Posted by Unknown on 19.51
![]() |
| Sumber Gambar : http://fc05.deviantart.net |
Tubuhku terperanjat, kutemukan diriku terbangun saat gelap masih menyelimuti bumi. Nafasku terengah, disertai dengan rasa sakit disekitar kepala. Aku mencoba berbaring, menunggu saat dimana kesadaranku kembali utuh. Kurasa terdapat sesuatu yang asing di kepalaku yang membuat diriku terombang - ambing di tengah kebingungan. Aku berjalan menuju dapur, menghangatkan termos air untuk membuat secangkr kopi, bersamaan dengan itu kulihat cahaya fajar mulai merekah, menyeruak dari balik tirai yang masih belum tersibak. Dalam benakku aku bersyukur atas hadirnya pagi, karenanya tak ada lagi yang harus ku takuti. Kini kegelapan perlahan 'kan pergi.
Terlepas dari Genggaman
Posted by Unknown on 18.34
![]() |
| Sumber Gambar : http://www.orientaloutpost.com |
Seperti biasa, pagi itu Sun Quan sedang duduk-duduk di pinggir lapangan istana, melihat ribuan prajurit di depannya yang sedang berlatih. Sementara Zhou Yu, yang berdiri di sebelahnya, memberikan pengarahan kepada para bawahannya. Meski bukan yang terkuat, prajurit kerajaan Wu terkenal dengan kecerdikan dan kemampuannya untuk bertarung di atas perairan. Membuat kerajaan lain harus berfikir masak - masak sebelum melancarkan serangan.
Jumat, 31 Mei 2013
Jumat, 05 April 2013
Perburuan
Posted by Unknown on 14.47
![]() |
| Sumber Gambar : www.paulmudie.com |
“John, apakah
lebih baik jika kita menyelesaikan perburuan ini ?” kata seorang laki – laki kepada
laki – laki lain di depannya. “Ah... kau ini, kita sudah seharian menjelajahi
tempat ini dan belum mendapat apa – apa. Aku tidak akan pulang dengan tangan
hampa” Jawabnya. “Namun hari sudah semakin gelap, dan lampu ini tidak akan
menerangi kita semalaman penuh” Laki – laki itu kembali berkata. “Dasar
penakut, jika kau memang ingin pulang, pergi sana !... Aku tidak akan pergi
dari sini hingga aku mendapatkan daging untuk dibawa pulang” Jawabnya. “Baiklah...
mungkin aku juga akan menunggu di sini saja” Kata lelaki itu lagi.
Jumat, 29 Maret 2013
Akhir Dari Sebuah Cerita
Posted by Unknown on 23.48
![]() |
| Sumber Gambar : fc00.deviantart.net |
Kala itu ia masih duduk di bangku SMA. Ia adalah penggemar olah raga bela diri, ahli menggunakan tongkat dan toya, namun ia cenderung memilih panah sebagai senjata andalannya. Ia juga dikenal sebagai anak yang cerdas dan populer di sekolahnya. Kekasihnya adalah seorang gadis pendiam, mereka berbeda kelas, namun akan berjumpa hanya ketika pelajaran seni budaya. Gadis itu adalah seorang pelukis yang handal, namun karena ia sangat pendiam, kemampuannya itu jarang diketahui oleh banyak orang.
Minggu, 17 Februari 2013
Kamis, 07 Februari 2013
Naungan Malam
Posted by Unknown on 13.29
![]() |
| Sumber Gambar : http://godsofart.com |
Malam telah berganti, namun kota ini masih nampak sepi. Terlihat di tepi kota, seseorang baru saja mengakhiri hari - hari kejenuhannya. Ia memasuki mansion-nya yang berdiri megah di pinggiran kota dengan mobil Mercedes-nya. "Ron, segera masukkan mobil ini ke dalam garasi, dan setelah itu temui aku di ruanganku" kata ornag itu kepada supir pribadinya. Ia segera keluar dari mobilnya, mengambil kunci rumah yang ada di dalam saku jasnya dan segera memasukinya. Terlihat di balik pintu mansion itu terdapat sebuah foyer yang megah dengan tangga yang melingkar di sisi kanan dan kirinya. Ia menaiki tangga itu, dan masuk menuju ruangannya, melepas jas italianya, dan menggantungkannya pada gantungan di sudut ruangan. Tak lama kemudian ia menyalakan musik klasik kegemaranya di tengah malam yang sunyi ini.
Rabu, 06 Februari 2013
Buai Nada Di Atas Kesunyian
Posted by Unknown on 09.38
![]() |
| Sumber Gambar : www.nylonguitarist.com |
Menenggelamkan rona alam menuju kegelapa. Sebuah gagasan yang terlahir dari titah Dewa Langit kepada Matahari dan Rembulan 'tuk melakukan pergiliran. Ia datang dan hanya menyisakan sedikit cahaya temaram di ruas - ruas jalanan kota, dan kelak akan pergi ketika pintu fajar telah berderit di atas cakrawala.
Rabu, 02 Januari 2013
'Supernatural'
Posted by Unknown on 20.51
18:30, Itulah angka yang ditunjukkan oleh jam tangan yang menggulung di pergelangan kiriku ini, menandakan bahwa jam kuliah ini akan segera berakhir. Ketika dosen itu mengucapkan kata penutup dan melangkah keluar ruangan, umumnya para mahasiswa akan turut meninggalkan ruangan ini. Namun, tidak dengan kami berdua, ya... ketika semua mahasiswa telah keluar dari kelas ini, aku dan Ken masih tinggal untuk melakukan beberapa hal (Mohon jangan berfikir negatif, kami berdua masih normal). Perlu kalian ketahui, bahwa kami berdua memiliki sesuatu yang 'sedikit' berbeda dari remaja - remaja pada umumnya. Kami berdua bisa merasakan dan bahkan melihat keberadaan makhluk - makhluk yang tak bisa dilihat oleh manusia pada umumnya, bahkan kami bisa menggunakan kekuatan untuk memanggil dan sedikit menjahili mereka, secara sederhananya kami berdua adalah seorang 'Supernatural'.



















