![]() |
| Sumber Gambar : http://images03.olx.com.pk |
Derap kaki dari lantai koridor
Menyumbang bait bagai prelude hari esok
Diantara tatapan sayu yang memejam perlahan
Tercipta ilusi liar, eksistensi dalam kehampaan
Kala semua nafas tlah dibungkam dalam gelap
Kala semua penantian tlah begitu terlambat
Semua kata ‘kan tertumpah dari bibirnya
Segala rasa sakit, janji dan sumpah
Perlahan terangkai dalam satu suara
Kebenaran kan menampakkan wujud sesungguhnya
Selama itu jua kita kan terus mencoba
Mengambil hari kemarin tuk menebusnya
Dan kala itu juga kita kan dibuatnya sadar
Bahwa takdir mengurung kita diantara ada dan tiada
Dan tak ada pilihan lain, selain menyerah kepada-Nya

0 komentar:
Posting Komentar