
... Aku memandangi Masjid Kul-Sharif yang berdiri megah menembus jendela apartemenku yang menggigil diterpa udara musim dingin. Mungkin sudah beberapa menit berlalu sejak kulayangkan santiran mataku kepadanya tadi. Bukan tanpa maksud aku terus - menerus memandanginya, karena sebilah pensil yang direngkuh oleh jemariku yang tegak lurus di atas secarik kertas yang masih putih ini menjadi alasannya. Ya... aku menunggu datangnya sebuah ilham mengetuk pintu batinku dan membangkitkan gagasanku. Karena menurutku, ilham tidak dapat dicari, karena ilham selalu menghampiri setiap insan yang haus akan inspirasi ....